bukan perempuan biasa

studi banding mengenai asmara, gaya hidup, laki-laki, dan fashion peek tidak terlalu berjalan mulus karena bercampur aduk dengan jadwal shoppingobjective utama kami datang ke Singapore. tetapi, anehnya, tanpa niat ‘studi banding’, saya justru mendapat beberapa insight menarik yang berkaitan dengan topik-topik di atas.

di Singapore, kami berempat menginap di Orchard Road ParkSuites Serviced Residence milik Far East Organization, penginapan dengan tipe kondominium  full-service. tipe kondo yang kita tinggali selama 3 hari adalah penthouse dengan rate SING$ 5,500/minggu atau total dalam Rupiah sebesar sebelas setengah juta Rupiah selama 2 malam kita tinggal.

4 sahabat yang sangat shopaholic memang rela menghabiskan uang dengan jumlah yang sama besar hanya untuk belanja. tapi untuk hotel, rasa-rasanya tidak akan mau sampai se-royal itu.

penginapan itu adalah courtesy dari salah satu ‘teman’ Mei Lan. Mei Lan biasa menyebut ‘teman spesial’ dengan kata ‘teman’ saja.

say thanks ya ke teman kamu, Mei,” kata saya sebelum kita berangkat ke Singapore

“.. bilang aja sendiri nanti di sana,” jawab Mei Lan

“oh, dia dateng dari Inggris, Mei?”

setau saya ‘teman’ Mei Lan adalah warga negara asing yang tinggal di Inggris.

“oh.. bukan. ini temanku yang tinggal di Singapore”

saya terdiam.

hari pertama di Singapore, Mei Lan pamit ‘memisahkan diri’ untuk bertemu dengan ‘teman’nya. saya langsung berinisiatif menawarkan diri ikut. mau kenalan dan berterima kasih atas courtesy penginapan kita selama 3 hari.

“heh… bukan yang itu”

“oh, yang dari Inggris dateng ya, Mei? asik.. asik..”

“bukan. ini temanku yang lain”

yang mana?” (selidik curiga)

aku mau ketemu temanku yang lain. yang ini dari India”

Inggris. Singapore. India.

what a great life.

Mei Lan pernah cerita sama saya kalau dia sedang mencari calon suami yang serius mengingat usianya sudah lumayan dewasa. dan Mei Lan mencari calon jodohnya hanya dari warga negara asing karena hanya orang bule saja yang tidak mudah terintimidasi oleh kesuksesan, kecantikan, kemandirian, dan kemapanan Mei Lan.

entah berapa banyak lagi yang belum Mei Lan ceritakan ke saya.

Mei Lan, bukan perempuan biasa...

dan hebatnya mei Lan, dalam mencari jodoh yang berbibit, berbebet, dan berbobot, dia punya banyak kandidat berkualitas. tidak hanya terjebak dengan satu calon saja. tapi satu yang jadi kriteria utama Mei Lan, calon pendampingnya tidak boleh playboy alias mata keranjang.

lha, Mei, lo sendiri pacarannya sama banyak orang sekaligus”

Mei Lan tertawa, “aku cuma berteman kok. kan masih cari-cari yang cocok”

Mei Lan adalah salah satu bukti kalau punya kandidat banyak untuk calon pendamping, alias jadi playboy bukan cuma hak lelaki.

bukan berarti saya melegalkan, tapi dengan sifat seperti ini, Mei Lan lebih rasional, menghindari emotionally attached sebelum ada kepastian dari kedua belah pihak, dan lebih mudah bersenang-senang dalam menjalani sebuah hubungan.

mengingatkan saya pada diri saya sendiri 5 tahun lalu.

HeHeHe…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s