tidak se-cantik Cheryl Cole

perempuan-perempuan yang ada di dalam majalah fashion selalu membuat hati saya bergetar. entah karena hasil operasi plastik yang sukses besar, hasil perawatan dengan biaya jutaan DOLLAR atau krim Photoshop yang bekerja sangat ciamik, tapi setiap saya membeli majalah-majalah (yang menurut intelek adalah masuk kategori shallow), saya bisa sangat rakus terpesona oleh perempuan-perempuan cantik di dalamnya.

Mulai dari Kirsten Stewart dengan mata indahnya, Natalie Portman dengan smart beauty-nya, Katy Perry dengan oldie quirk style-nya, Dita Von Teese dengan tubuhnya yang bak gitar Spanyol minta dipetik, Rosie Huntington-Whiteley, Scarlett Johanson, Leighton Meester, Fearne Cotton, Daisy Loewe, Sienna Miller, Mischa Barton, Lilly Allen, … (lho… saya kok jadi menyebut semua nama artis?)

salah satu dari perempuan-perempuan itu yang sedang menarik perhatian saya adalah Cheryl Cole. the English Rose from Newcastle yang dianggap paling sukses merebut perhatian publik Inggris khususnya dan juga dunia selama 12 bulan belakangan ini. dan tentu saja, merebut perhatian saya…

salah satu personil Girls Aloud ini memiliki wajah yang disebut-sebut sebagai drop-dead gorgeous dengan signature cheek-dimple-nya, ditambah dengan rambut yang selalu menawan seolah-olah setiap hari keluar dari salon, dan gaya berpakaian yang fail-free membuat saya tidak bisa lepas dari perasaan iri… kok bisa ya ada manusia se-cantik itu di dunia?

tidak cukup hanya itu. karirnya di bidang musik juga cemerlang dan dalam usia yang sangat muda sudah memiliki suami pemain bola club terkenal Liga Inggris dengan penghasilan POUNDS 100,000 per minggu. cantik, sukses dan bahagia, itu anggapan saya. bagaimana tidak iri?

saya sempat membaca gossip mengenai perselingkuhan suaminya, Ashley Cole, dengan penata rambut Cheryl yang bernama Aimee Walton. tapi kabar itu hanya saya baca selewat saja. saya pikir, selebriti laki-laki digossipkan berselingkuh dengan wanita lain? itu hal biasa. bahkan David dan Victoria pun pernah mengalaminya. dan dengan membaca ucapan Cheryl di edisi Januari 2010 GLAMOUR UK, membuat saya yakin bahwa ini adalah perempuan yang paling layak diirikan oleh semua perempuan di dunia.

Ashley is totally the opposite of the way he’s perceived. people have this idea that he’s flash, ignorant, and disloyal. basically all the ugliest traits a husband could have. but he’s the opposite of all that: he’s never rude or aggressive and will go out of his way to make other people happy. he’s shy and he’s cute but there’s no way of proving that to people.

banyak perempuan yang tidak mau mengakui tertipu oleh laki-laki karena mereka ingin dianggap pintar. anehnya, saya dengan bangga mengakui bahwa i’m a sucker for love. lebih dari satu kepalan tangan saya ditipu dan dibohongi laki-laki dan saya tidak malu mengakuinya.

menurut saya, lebih baik tertipu daripada menipu.

bagi saya kala itu, Cheryl yang cantik adalah jaminan dia hidup bahagia. dengan muka secantik itu, sudah pasti dapat suami yang rela berbuat apa saja, setia dan head over heels for her. seandainya saya se-cantik Cheryl Cole, saya pasti sudah dapat suami yang ganteng, setia dan rela melakukan apa saja untuk saya, se-hidup dan se-mati.

pagi ini, membaca koran langganan Papa membuat saya perlu mengkritisi lagi pandangan pendek saya.

Bukan hanya bakal mendapat denda 200 ribu pound atau sekitar Rp 2,8 miliar, pesepakbola Ashley Cole juga terancam jadi duda. Gara-gara perselingkuhannya dengan seorang gadis Amerika Serikat, Ann Corbitt, dua sanksi itu siap menderanya.  Lalu, Sabtu (19/2/2010), The Sun mengungkapkan lagi. Ternyata masih ada wanita lain yang berselingkuh dengannya. Itu artinya wanita kelima yang pernah tidur dengan suami Cheryl. Karena itu, Cheryl kehilangan kesabaran, kemudian meminta cerai.

lima orang jadi selingkuhan Ashley Cole, pemain bertahan Chelsea itu, bernama Alexandra Taylor, Aimee Walton, Sonia Wild, Vicky Gough, dan yang terakhir dan baru terungkap adalah Ann Corbitt.

saya tidak akan membahas lebih lanjut mengenai gossip selebritis ini. karena blog saya bukan membahas tentang itu.

yang perlu di-highlight adalah pandangan saya mengenai bahwa kecantikan bisa mendapatkan segalanya agaknya patut direvisi. selama hidup saya, walaupun tidak masuk kategori cantik, dengan penampilan saya saat ini, saya bisa mendapatkan berbagai macam hal dengan mudah. dipersilakan untuk duluan pada saat sedang mengantri, mendapat minuman gratis di beberapa Starbucks, ditawarkan lowongan pekerjaan oleh boss-boss laki-laki pada saat sedang training di luar kantor, dan masih banyak macam lainnya.

tetapi pengalaman saya ditipu lebih dari sekali selama berpacaran dengan sebagian laki-laki membuat saya sempat berpikir, mungkin saya kurang cantik -dalam hal ini se-cantik Cheryl Cole- sehingga saya mendapat semua kesempatan istimewa, tetapi untuk urusan ditipu laki-laki, saya tetap kena.

ternyata tidak.

Cheryl, boleh jadi punya semuanya. tapi untuk urusan cinta dan kesetiaan, wajah yang cantik dan penampilan yang ciamik saja tidak cukup.

penampilan cantik, boleh jadi tiket pass untuk berbagai hal menarik di dunia termasuk dapat minuman gratis, tawaran kerja yang bejibun dari om-om hidung belang, tumpangan gratis dari supir taxi yang smitten, tiba-tiba ditawari gratisan naek ojek sambil tambah resiko diculik sama supirnya, dan sebagainya… dan sebagainya. tapi tetap bukan tiket pass untuk pasangan yang setia seia sekata dan pernikahan yang langgeng selamanya tanpa duri-duri dan kerikil tajam di sepanjang jalannya.

peristiwa itu sempat membuat saya berpikir, Cheryl saja yang se-cantik itu bisa ditipu dan diselingkuhi berkali-kali. apa nasibnya saya yang wajah dan nasibnya masih beberapa kasta jauhnya di bawah Cheryl? akankah masa depan saya jauh lebih suram?

orang bijak berkata bahwa Engkau akan mendapatkan pasangan dari jenismu sendiri. yang artinya, kalau dia orang baik, maka akan dapat pasangan orang yang baik pula. pertanyaan kedua, bagaimana lagi nasib saya yang bukan masuk kategori orang yang baik-baik amat dan punya kelakuan yang seringkali begajulan?

berpikir sulit dan filsafat bukanlah karakteristik saya. daripada sibuk beranalisa dan membuat Hipotesis baru mengganti Hipotesis ‘wajah cantik pasti akan dapat segalanya‘, saya lebih memilih mengambil kesimpulan gampangnya:

Cheryl yang cantik itu saja bisa ketiban sial alias tidak selalu beruntung. maka saya yang biasa-biasa saja ini bisa bernapas lega, karena keberuntungan yang berserakan di dunia ini ternyata bukan hanya milik perempuan-perempuan berwajah cantik yang hidupnya selalu beruntung.

kecuali saya adalah UNTUNG BEBEK dari serial DONAL BEBEK, seperti perempuan-perempuan cantik itu, kadar keberuntungan dan kesialan saya sama besarnya. dan jika beruntung, saya mungkin malah bisa bernasib lebih baik. punya suami yang juga ganteng, berkantong tebal,…. dan setia.

AMIN.

Advertisements

5 thoughts on “tidak se-cantik Cheryl Cole

  1. Klo kt orang,lelaki emang kgk ad puasnye!hahahaha..mau dikasi lady di kek,lady gaga kek,klo ad yg baru mah disamber jg! Bukan masalah cantik or tdknya,tp the sense of conquering,jadi klo yg cantik ud ditaklukkan,wakunya yg lain…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s